Program Diploma III FMIPA
Perkembangan teknologi sangat cepat, terutama dalam bidang teknologi informasi dan instrumentasi. Untuk menguasai ini perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional, handal dan terampil. Untuk mempersiapkan SDM tersebut maka saat ini FMIPA Universitas Syiah Kuala Banda Aceh membuka dua program Studi 

Jumat, 23 Juli 2010
Brosur D3 FMIPA UNSYIAH
Brosur D3 Inskom
Program studi D-III Instrumentasi dan Komputasi merupakan sebuah program studi yang ada di Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala. Sebagai sebuah institusi pendidikan, program studi D-III INSKOM telah mendapatkan Akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi sejak tahun 2007 . Sejak didirikan pada tahun 2000 hingga saat ini program studi D-III INSKOM telah menghasilkan lulusan yang bekerja pada berbagai bidang/instansi, baik pemerintah maupun swasta.
Terakreditasi B


Read More...
Jumat, 09 Juli 2010
Vuvuzela Termahal di Dunia Terjual

Suara bising yang dikeluarkan vuvuzela masih bisa ditemui di Piala Dunia Afrika Selatan. Saking fenomenalnya terompet itu sebuah perusahaan barang perhiasan asal Austria telah menjual vuvuzela bertakhtakan emas dan perhiasaan kepada seorang pebisnis Rusia seharga 14 ribu pound sterling (Rp 193 juta).
Vuvuzela plastic, yangdidekorasi dengan emas putih dan intan mahal dibeli pelanggan asal Rusia seharga 17 ribu euro oleh goldsmith Klemens Pointner. Untuk mendapatkan barang tersebut perusahaan harus mengimpor langsung dari Afrika Selatan setelah tidak menemukannya di Austria.
Vuvuzela mewah, yang mempunyai berat ‘hanya’ 0,9 kilogram mempunyai intan besar di tengahnya. Si pembeli bermaksud memberikan barang yang telah dibelinya kepada rekan bisnisnya asal Afrika Selatan tepat ketika Piala Dunia berakhir pada 11 Juli mendatang.
Menurut goldsmith vuvuzela ini mempunyai suara yang lebih kencang dari versi murah yang banyak dikoleksi setiap fan sepak bola di Piala Dunia. [tempointeraktif]
Kode Rahasia di Balik Logo US Cyber Command

Pusat Keamanan Cyber Amerika Serikat atau US Cyber Command yang berpusat di Maryland adalah salah satu fasilitas militer yang paling rahasia sekaligus paling canggih keamanannya.
Misinya buram alias tak jelas diungkap ke publik, bahkan di kalangan internal angkatan bersenjata sekaligus.
Namun, tak hanya itu yang jadi rahasia besar. Teka-teki lain terdapat menempel dalam logo lembaga tersebut.
Logo US Cyber Command berbentuk lingkaran, dominan warna biru, dengan gambar Burung Elang di tengahnya.
Yang paling menarik perhatian adalah cincin emas yang melingkar di tengah logo. Dalam cincin tersebut tertera kode: 9ec4c12949a4f31474f299058ce2b22a.
Para pemecah kode rahasia merasa tertantang untuk memecahkan deretan 32 angka dan huruf -- berharap bisa menguak suatu rahasia dari sana.
"Itu bukan hanya sekedar nomor acak. Saya yakin itu adalah kode untuk sesuatu yang spesifik," kata sumber kepada Danger Room, seperti dimuat laman Wired.com, 7 Juli 2010.
"Saya meyakini detail itu dibuat khusus untuk mewakili simbol tertentu."
Ditambahkan sumber tersebut, meski sebuah desain logo dipilih dari beberapa proposal yang masuk, pasti ada alasan mengapa simbol seperti itu yang dipilih. Khususnya, mengapa ada deretan angka dan nomor itu.
"Jelas, itu sesuatu yang penting bagi militer. Diduga terkait dengan misi militer."
Tantangan bagi orang-orang yang mampu memecahkan koe ini. Jawaban yang tepat akan diganjar hadiah, kaus dari Danger Room atau tiket ke Museum Mata-mata Internasional.
Namun, jawaban datang dari salah satu Komandan Cyber Command, Letnan Komandan Steve Curry. Kata dia, kode itu jelas merupakan pernyataan misi dari lembaga tersebut.
"Itu mengapa aku langsung mencari tahu dari orang yang mendesainnya," kata Curry, seperti dimuat laman Yahoo News.
Dia menduga desainer logo menggunakan kriptografik yang disebut MD 5 untuk mengubah kalimat menjadi jejeran karakter huruf dan angka.
Mau tahu apa arti 9ec4c12949a4f31474f299058ce2b22a?
Yakni, "USCYBERCOM plans, coordinates, integrates, synchronizes, and conducts activities to: direct the operations and defense of specified Department of Defense information networks and; prepare to, and when directed, conduct full-spectrum military cyberspace operations in order to enable actions in all domains, ensure US/Allied freedom of action in cyberspace and deny the same to our adversaries."
Atau berarti, "USCYBERCOM merencanakan, mengkoordinasikan, mengintegrasikan, mensinkronisasikan, dan melakukan aktivitas: melakukan operasi dan pertahanan terhadap jaringan informasi Departemen Pertahanan."
"Mempersiapkan dan mengarahkan kondisi yang memungkinkan dilakukannya operasi militer di dunia maya di semua domain, memastikan kebebasan Amerika Serikat dan sekutunya di dunia maya, dan sebaliknya menolak adanya kebebasan untuk para musuh."
• VIVAnews
Senin, 26 April 2010
Kantor PBB di Aceh
Mungkin itu sebabnya, pada suatu hari tujuh bulan lalu, seorang lelaki mendatangi rumah di lorong Geurutee, Blower, Banda Aceh. Dia mengaku Nurdin Jalil. Si pemilik rumah, sebut saja namanya Maryam, tak curiga ketika Nurdin berniat menyewa lantai dua bangunan miliknya itu. Banyak pekerja lembaga asing dulu tinggal di kawasan itu. Apalagi, si Nurdin ini punya rencana maha penting: membuka Kantor Dewan Keamanan PBB perwakilan Aceh. “Dia menunjukkan dokumen dari Presiden ke kami. Katanya punya jaringan dekat dengan Presiden SBY dan Sekjen PBB,” ujar Maryam.
Lalu berdirilah “kantor” yang di New York sana sangat disegani itu. Agar kian mantap, satu pos jaga warna biru langit, persis warna standar PBB, dibangun di pintu pekarangan. Satu papan nama ditempel di kiri atas bangunan itu lengkap dengan logo PBB. Di bawah lingkaran tertulis: “Kantor Dewan Keamanan PBB, Negara Organisasi Keamanan PM, Koperasi KSU Tani Bersama”. Koperasi tani? Maryam pernah mengernyitkan dahi. Aneh pikirnya, kantor PBB kok urusannya seperti koperasi unit desa. Lebih kacau lagi, “Katanya bisa ngurus orang masuk pegawai negeri segala,” ujar Maryam. Tapi dia tak begitu peduli. Apalagi, Nurdin dan rekan-rekannya juga mengaku bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka. Mereka cuma menyewa lantai dua, sedangkan lantai satu disewakan Maryam kepada orang lain untuk rumah tinggal.
Sejak saat itu, rumah ramai dikunjungi orang. Menurut warga setempat, saban hari ada puluhan orang datang untuk bermacam urusan dengan “Dewan Keamanan PBB” itu. Lewat kantor itu rupanya urusan lebih mudah dan murah. “Masuk PNS kan bisa habis sampai Rp 60 juta. Tapi lewat mereka Rp 1,5 juta saja,” ujar Maryam. Tapi, Nurdin tak bisa lama berkipas-kipas di kantor dahsyat itu. Polisi menggeledah isi rumah Minggu 25 April 2010 kemarin. Sejumlah dokumen dan komputer disita. Papan nama mendadak diturunkan. Nurdin, kata polisi, telah mencatut nama badan dunia untuk menipu.
Rupanya, seperti dicatat pada dokumen hasil geledahan itu, ada 800 orang akan diluluskan jadi PNS. “Kita belum tahu seberapa banyak uang yang sudah mereka terima dari para korban,” kata Kepala Bidang Reserse dan Kriminal Polda Aceh, Kombes Esa Permadi kepada VIVAnews, Senin 26 april 2010. Permadi mengatakan, utusan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa juga telah mengklarifikasi rumah yang digunakan Nurdin dkk bukan kantor Dewan Keamanan PBB di Aceh. “Nama PBB tercemar karena ulah tersangka. Makanya kita minta perwakilan PBB di Aceh menjadi saksi dalam kasus ini,” Permadi menambahkan.
Tapi polisi hanya berhasil menciduk Marzuki Abdullah, 36 tahun. Warga Aceh Utara itu mengaku Wakil Ketua Dewan Keamanan-PBB Aceh. Akan halnya Nurdin, dia keburu kabur, dan kini jadi buronan aparat. Yang pasti, Nurdin tak mungkin cari perlindungan ke Markas Besar PBB di New York sana.
S : Vivanews
Read More...
Minggu, 25 April 2010
Biodata Teuku Wisnu

Teuku Wisnu adalah pemain sinetron yang lahir di Jakarta, 4 Maret 1985 dan berdarah Aceh. Pria yang mempunyai tinggi 178 cm dan berat 68 kg ini sudah membintangi sejumlah sinetron, film, iklan dan sempat menjadi presenter. Saat ini Wisnu tercatat sebagai Mahasiswa FISIP Jurusan Hubungan Internasional Universitas Moestopo Jakarta.
teuku wisnuProfil dan Biodata Teuku Wisnu
Nama Lengkap: Teuku Wisnu
Lahir: 4 Maret 1985
Asal: Jakarta, Indonesia
Pekerjaan: Aktor, Presenter
Tahun aktif: 2005 – sekarang
Karier Teuku Wisnu
Wisnu masuk ke dunia hiburan Indonesia berawal dari sebuah kecelakaan mobil. Waktu itu, bungsu dari empat bersaudara ini membawa mobil milik tantenya dan mengalami kecelakaan di jalan tol dalam kota. Karena tidak mempunyai uang untuk memperbaiki kerusakan mobil tantenya, Wisnu, atas saran temannya, mengikuti casting sebuah iklan. Sejak itulah nama dan sosok Teuku Wisnu mulai dikenal masyarakat. Beberapa sinetron yang pernah dibintanginya antara lain Culunnya Pacarku, Benar Benar Cinta, dan Cinta Fitri. Bahkan berkat aktingnnya sebagai Farel di Cinta Fitri, Wisnu mendapat anugrah SCTV Award Tahun 2007 kategori Aktor Ngetop. Tak hanya sinetron, Wisnu juga pernah membintangi film layar lebar, yaitu Gue Kapok Jatuh Cinta (2005) dan Lentera Merah (2006).
Dalam perhelatan Panasonic Award ke-12 yang diadakan pada 27 Maret 2009, Wisnu berhasil menjadi pemenang dalam kategori Aktor Favorit.
Kehidupan pribadi Teuku Wisnu
Wisnu menjalin kasih dengan Jeannia Fitria alias Pipit sejak akhir 2005.
Sinetron
Makin Sayang
Benar Benar Cinta
Dua Hati
Culunnya Pacarku
Hidayah
Legenda eps Si Manis Jembatan Ancol
Cinta Fitri
Zahra
Filmografi
Gue Kapok Jatuh Cinta (2005)
Lentera Merah (2006)
Suka Sama Suka (2009)
Presenter
Reality Show Cinta Monyet
Iklan
Frestea
Fren
Pop Mie
Baso Bakar So Good
Honda Genuine Parts
Rinso
Pharmaton
Penampilan lain
Adzan Subuh di SCTV
Adzan Maghrib di SCTV (hanya untuk penayangan SCTV di Jakarta)
dari surgaku.com
Biodata Olivia Lubis Jensen

Olivia Lubis Jensen yang juga pemeran utama Hafizah adalah artis cantik kelahirani Denmark, 11 April 1993. Anak kedua dari tiga bersaudara ini memulai debut film layar lebarnya berjudul “Bukan Cinta Biasa” yang mulai ditayangkan di bioskop awal Mei 2009. Film ini diproduksi oleh WannaB Pictures dan disutradarai oleh Benny Setiawan.
Biodata Olivia Lubis Jensen
Nama lahir: Olivia Lubis Jensen
Tanggal lahir: 11 April 1993 (umur 16)
Tempat Kelahiran: Denmark
Pekerjaan: aktris, model, bintang iklan
Tahun aktif: 2009 – sekarang
Orang tua: Benny Jensen dan Viverina Lubis
Situs resmi: http://www.wannab-studio.com/
Olivia merupakan anak dari pasangan Benny Jensen (Denmark) dan Viverina Lubis (Indonesia-Batak). Olivia mempunyai saudara kembar perempuan bernama Sabrina dan seorang kakak bernama Daniel Jensen. Pada saat mengawali karirnya, Olivia bermukim di kota kembang Bandung dan bersekolah di Bandung International School. Namun untuk mengembangkan karirnya Olivia kemudian hijarah ke Jakarta dan bersekolah di Australian Internasional School Jakarta Olivia mengawali karirnya ketika secara tidak sengaja ditemukan di sebuah Mall di Bandung oleh pencari bakat dari WannaB Pictures yang sedang mencari pemeran utama film layar lebar “Bukan Cinta Biasa” . Setelah itu karirnya meningkat sebagai foto model di berbagai Majalah remaja dan Tabloid terkemuka dan bintang dalam berbagai acara televisi. Berkaitan dengan film Bukan Cinta Biasa, Olivia juga menjadi bintang video klip Soundtrack film tersebut yang dibawakan Afgan Syah Reza. Masih berkaitan dengan film “Bukan Cinta Biasa” Olivia kembali terpilih menjadi model video klip Phantom Band untuk lagu “Pantaskah” yang juga menjadi soundtrack film tersebut.
Olivia juga menjadi pemeran utama sebagai Hafizah dalam Sinetron “Hafizah” yang diproduksi oleh MD Entertainment dan ditayangkan di SCTV pertengahan November 2009.
dari surgaku.com
